Ketika merencakan kehamilan, banyak hal perlu diperhatikan termasuk memastikan waktu ovulasi untuk meningkatkan kemungkinan berhasilnya proses pembuahan. Walaupun Anda bisa menunggu beberapa waktu untuk memastikan hal terebut, namun Anda bisa mengetahui awal kehamilan dari perubahan tubuh yang terjadi sebagai tanda pembuahan berhasil.

Pendarahan Inflamasi

Pendarahan yang berlangsung sebentar dengan intensitas ringan merupakan salah satu tanda awal kehamilan. Berbeda dengan darah menstrusi yang terjadi akibat sel telur tidak dibuahi, pendarahan yang satu ini justru terjadi karena sel telur berhasil dibuahi dan bakal janin tersebut sedang berusaha untuk menempelkan dirinya di dalam dinding rahim.

Proses tersebut bisa menimbulkan goresan pada dinding rahim yang sangat lembut, sehingga menyebabkan munculnya darah. Biasanya jenis pendarahan ini ringan dan tidak berlangsung lama, bisa berwarna merah muda atau kecoklatan seperti flek saja, tergantung lama pendarahan tersebut terjadi.

Kram Perut dan Punggung

Selain pendarahan, tanda pembuahan berhasil juga mirip seperti tanda yang terjadi ketika wanita mengalami masa menstruasi, yakni kram di bagian perut bawah serta nyeri punggung. Namun bedanya intensitas sakit yang dirasakan cenderung ringan dan tidak mengganggu seperti hanya pada saat menstruasi.

Payudara Lebih Sensitif

Perubahan tubuh lain pun akan muncul seiring dengan munculnya berbagai jenis hormon yang dikeluarkan oleh tubuh setelah proses pembuahan berhasil. Salah satu perubahan yang paling sering terjadi adalah berubahnya payudara menjadi lebih sensitif dan terasa nyeri kerika disentuh.

Bagian vital tubuh wanita ini juga akan terasa lebih lembut ketika disentuh. Namun kebanyakan perubahan ini terjadi seminggu setelah pembuahan berhasil dilakukan. Jadi sebaiknya Anda melakukan tes kehamilan untuk segera memastikan keberaran tersebut.

Meningkatnya Suhu Basal Tubuh

Perubahan lain yang terjadi pada tubuh adalah meningkatnya suhu tubuh secara drastic di pagi hari. Hal ini diakibatkan karena perubahan hormon yang terus terjadi setelah pembuahan terjadi. Biasanya suhu tubuh wanita hamil akan mencapai 37,4 – 37,5o C setelah mereka bangun tidur. Jadi sebaiknya Anda mengukur suhu tubuh setiap bangun tidur untuk memastikan hal tersebut.

Perubahan Cairan Serviks

Berbeda dengan cairan yang biasa keluar dari rahim di hari-hari biasa, cairan yang keluar karena pengaruh hormon kehamilan akan cenderung lebih putih dengan volume lebih banyak dan cenderung lebih licin dari sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya aliran darah menuju vagina.

Buang Air Kecil Lebih Sering

Satu lagi tanda yang biasa muncul ketika proses pembuahan berhasil dilakukan di dalam tubuh Anda, yakni meningkatnya intensitas Anda untuk buang air kecil. Terlebih ketika Anda merasa tidak banyak mengonsumsi air secara berlebih. Hal ini disebabkan oleh hormon hCB yang menyebabkan aliran darah menuju vagina meningkat.

Pastikan Anda memperhatikan perubahan yang terjadi dengan tubuh Anda secara detail untuk memastikan tanda pembuahan berhasil. Anda pun bisa mendapatkan informasi menarik lainnya dengan mengunjungi orami.co.id dan menemukan lebih banyak informasi seputar tips kehamilan dan parenting dari Orami Magazine.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *