Cegukan terjadi ketika diafragma, otot di dasar paru-paru mengalami kejang. Kekejangan itu menyebabkan pita suara menutup dengan cepat dan terdengarlah suara keras cegukan.

National Library of Medicine di Amerika Serikat mengatakan bahwa makanan pedas dan berbumbu serta asap tebal adalah pemicu cegukan. Pneumonia, radang selaput dada, atau kerusakan daerah tertentu di otak yang mengontrol pusat cegukan bertanggung jawab pada terjadinya cegukan.

Cara mudah menyembuhkan cegukan adalah menahan napas, minum segelas air dingin, atau makan sesendok gula. Anda juga dapat mencoba menghentikannya dengan meletakkan kantong kertas di depan mulut dan mencoba bernapas dari kantong kertas itu selama beberapa menit.

Jarang terjadi cegukan lebih dari beberapa menit. Jika cegukan berlangsung selama beberapa hari, langkah yang bijak yakni berkonsultasi ke dokter.
Rupanya, meminum air putih menjadi pilihan bagi banyak orang untuk mengatasi cegukan. Kalau minum segelas nggak bikin berhenti, 5 liter pun nggak masalah asal cegukannya hilang.

Tapi, ada juga yang melakukan cara lain untuk mengatasi cegukannya. Berikut cerita mereka yang sudah berhasil dirangkum detikHealth.

1. Makan gula

“Makan gula satu sendok. Sumpah. Langsung telen aja nggak usah mikir,” ujar Cut Vadea, seorang pegawai swasta di daerah Kalimantan Selatan.

2. Tahan napas

Ternyata, banyak juga yang memilih metode tahan napas untuk menghentikan cegukan ‘membandel’ yang dialaminya. Biasanya dikombinasi dengan cara tahan napas sambil tutup hidung.

“Tahan napas berkali-kali,” kata Mia Fitriyani, mahasiswi di Jakarta.

“Minum air sambil tutup hidung, biasanya sih gue selalu berhasil,” tambah Kintan Safira, seorang warga Denpasar, Bali.

3. Dikagetin

Biasanya sih kalau sudah dialihkan perhatiannya, cegukan pun bisa hilang dengan sendirinya. Kalau ngobrol nggak mempan, mungkin kalau dikagetin bisa berhasil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *